Kenapa Masih Tidak Linier Juga?

Kenapa masih tidak linier?, Ini menjadi sebuah pertanyaan yang paling angker bagi Operator Madrasah dan PTK terkait dengan layanan Mengelola Siswa, menetapkan Pejabat Madrasah dan Tugas Tambahan, serta lain sebagainya, kata 'linier' dalam Analisa Tunjangan sangat dibutuhkan. Namun tidak sedikit yang muncul lalu justru sebaliknya, 'tidak linier'.

Status tidak linier menyebabkan status kelayakan dukungan (di sajian Analisa Tunjangan) menjadi "Tidak Layak Mendapat Tunjangan". dan ini akan berakibat eksklusif terhadap SKBK dan pembayaran tunjangan profesi PTK tersebut.

Pertanyaan berikutnya yang mengemuka pastilah, kenapa tidak linier? Bagaimana caranya biar bisa menjadi linier?

 Ini menjadi sebuah pertanyaan yang paling menakutkan bagi Operator Madrasah dan PTK terka Kenapa Masih Tidak Linier Juga?

Tidak jarang kalau pertanyaan terkait linieritas ini terkadang dikemukakan oleh pembaca . Seperti pertanyaan berikut ini.


Linieritas terkait bersahabat dengan Nomor Registrasi Guru (NRG). Beberapa keadaan yang menimbulkan tidak linier dan penyelesaian agar bisa menjadi linier akan diulas di bawah ini.

Berikut beberapa penyebab 'tidak linier' tersebut.

1. Status Verval NRG


Kunci utama status linier atau tidak linier diputuskan oleh status Verval NRG. PTK yang belum disetujui Verval NRG (NRG belum permanen) maka akan membuat statusnya menjadi tidak linier.

Apalagi bagi guru yang belum memiliki NRG, pasti tidak linier.

Karena itu tentukan Verval NRG telah terselesaikan dan disetujui oleh Admin Simpatika tingkat Kanwil Kemenag. Untuk menganalisa status Verval NRG, klik menu 'Verval NRG & Sertifikasi' pada akun PTK masing-masing mirip gambar berikut ini.

 Ini menjadi sebuah pertanyaan yang paling menakutkan bagi Operator Madrasah dan PTK terka Kenapa Masih Tidak Linier Juga?

Atau di bab hidangan 'Diklat dan Sertifikasi'

 Ini menjadi sebuah pertanyaan yang paling menakutkan bagi Operator Madrasah dan PTK terka Kenapa Masih Tidak Linier Juga?

2. Kesesuaian Mapel yang Diajar dengan Mapel Sertifikasi


Tidak jarang terjadi, telah lulus sertifikasi guru dan sudah final Verval NRG (NRG sudah disetujui oleh Kanwil) namun masih juga tidak linier.

Apa penyebabnya?

Mata pelajaran yang diajarkan (yang diisikan di Jadwal Mengajar Mingguan) mesti sesuai dengan mata pelajaran sertifikasi sebagaimana tercantum dalam Verval NRG. Karena itu kalau mendapati masalah seorang PTK telah Verval NRg tetapi belum juga linier maka silakan dicek data-data berikut ini.

  1. Mata pelajaran sertifikasi yang tercantum di bagian sajian 'Diklat dan Sertifikasi'
  2. Kode mapel sertifikasi sebagaimana tercantum pada digit ke-7, 8, dan 9 Nomor Peserta Sertifikasi dan digit ke-3, 4, dan 5 Nomor Registrasi Guru (NRG)
  3. Mata pelajaran yang diajarkan (yang diisikan dalam Jadwal Mengajar Mingguan di Simpatika)
  4. Referensi Mapel Nasional (Kurikulum Nasional) dalam mapel yang dibentuk di Simpatika


Silakan dicek 'Riwayat Sertifikasi Guru' yang bersangkutan di sajian 'Diklat dan Sertifikasi'. Perhatikan sebagaimana gambar berikut ini.

 Ini menjadi sebuah pertanyaan yang paling menakutkan bagi Operator Madrasah dan PTK terka Kenapa Masih Tidak Linier Juga?

Perhatikan:

  • Cek arahan mapel sertifikasi
Kode mapel sertifikasi adalah digit ke-3, 4, dan 5 NRG dan digit ke-7, 8, 9 Nomor Peserta (dalam gambar tertulis 028). Lalu cek instruksi mapel tersebut di halaman "http://simpatika.kemenag.go.id/#!/mapel". Setelah dicek ternyata '028' adalah isyarat mapel untuk mata pelajaran 'Guru Kelas MI'
 Ini menjadi sebuah pertanyaan yang paling menakutkan bagi Operator Madrasah dan PTK terka Kenapa Masih Tidak Linier Juga?


Karena '028' merupakan kode mapel untuk Guru Kelas MI maka semoga linier, maka guru tersebut harus mengampu selaku Guru Kelas MI. Jika mengajar mata pelajaran PAI MI atau Bahasa Indonesia di MTs. Maka mampu ditentukan tidak linier.

Dalam beberapa perkara Verval NRG, yang dijadikan ajaran linieritas ialah nama mapel sertifikasi sebagaimana tertulis di hidangan 'Diklat dan Sertifikasi'. Karena tidak menutup kemungkinan terdapat instruksi mapel yang tidak cocok dengan nama mapel (faktor inkonsistensi instruksi mapel dalam sertifikasi). Selengkapnya baca : Kasus Verval NRG Pilihan Kode Mapel Tidak Sama dengan Sertifikat


  • Referensi Mapel Nasional (Kurikulum Nasional)

Referensi Mapel Nasional (Kurikulum Nasional) bisa dicek di login "Sekolah" pada menu Sekolah >> Kurikulum >> Daftar Mata Pelajaran atau Daftar Muatan Lokal. Perhatikan gambar berikut ini.


 Ini menjadi sebuah pertanyaan yang paling menakutkan bagi Operator Madrasah dan PTK terka Kenapa Masih Tidak Linier Juga?

Referensi Mapel Nasional (Kurikulum Nasional) ini mesti sesuai dengan arahan mapel atau mapel dalam sertifikasi (hasil Verval NRG). Jika tidak sama, atau justru mata pelajarannya tidak memiliki Referensi Mapel Nasional (Kurikulum Nasional), maka akan menimbulkan menjadi tidak linier.

Mata pelajaran yang tidak mempunyai Referensi Mapel Nasional (Kurikulum Nasional) mampu juga dicek di menu "Analisa Tunjangan" pada akun PTK yang bersangkutan. Perhatikan gambar berikut ini.

 Ini menjadi sebuah pertanyaan yang paling menakutkan bagi Operator Madrasah dan PTK terka Kenapa Masih Tidak Linier Juga?

Jika tidak sama atau mapel yang diisikan tidak memiliki Referensi Mapel Nasional (Kurikulum Nasional), silakan hapus mapel tersebut lalu buat mata pelajaran baru untuk mapel tersebut. Selanjutnya edit Jadwal Mengajar Mingguan dan ganti mapelnya dengan mapel yang baru tersebut (yang memiliki Referensi Mapel Nasional). Menghapus dan membuat mapel baru bisa dilakukan di akun Sekolah (Simpatika Layanan Sekolah) pada menu Sekolah >> Kurikulum >> Daftar Mata Pelajaran atau Daftar Muatan Lokal. 



Itulah beberapa hal yang menjadi pemyebab mata pelajaran di Simpatika tidak linier dan solusinua supaya mapel tersebut berubah menjadi linier.



Tidak ada komentar untuk "Kenapa Masih Tidak Linier Juga?"