Penambahan 4 Jtm Dan Kaitannya Dengan Linieritas Skbk

Pada kala Verval Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017, Simpatika merilis hukum baru yaitu penambahan hingga 4 JTM (Jam Tatap Muka) perminggu bagi Madrasah yang menyelenggarakan kurikulum KTSP. Sebagaimana telah dibahas oleh dalam artikel Fitur dan Agenda Kegiatan Simpatika Semester 1 Tahun 2016/2017, madrasah-madrasah pengguna KTSP diberikan kesempatakan untuk menambahkan hingga 4 Jam Tatap Muka perminggunya dalam isian Jadwal Mengajar Mingguan di layanan Simpatika.

Fitur dan aturan gres ini akan dirilis mulai tanggal 8 Agustus 2016.

 Simpatika merilis aturan baru yakni penambahan hingga  Penambahan 4 JTM dan Kaitannya dengan Linieritas SKBK


Pertanyaannya lalu yakni:

  • Mata pelajaran apa saja yang bisa disertakan dari total penambahan 4 JTM tersebut?
  • Bolehkah menambahkan mata pelajaran yang tidak tertuang dalam struktur kurikulum?
  • Bagaimana kaitannya dengan linieritas SKMT dan SKBK?
Ketentuan untuk dapat menambahkan hingga 4 JTM ini sepertinya mengakomodir Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006. Dalam Permendiknas tersebut memang memungkinkan untuk melakukan penambahan Jam Tatap Muka hingga optimal 4 JTM perminggunya.

Permasalahan penambahan 4 JTM ini pada kala Verval Simpatika sebelumnya pun sempat menjadikan pro dan kontra tersendiri.

Pertanyaan-pertanyaan Terkait dengan Penambahan 4 JTM


Penambahan 4 JTM  pada madrasah yang menggunakan KTSP memang gres akan diberlakukan mulai 8 Agustus besok. Namun sejumlah pertanyaan sebagaimana tulis di awal postingan ini telah mengemuka.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait dengan penambahan sampai 4 jam tatap paras tersebut, Admin Simpatika berusaha menelepon CS Simpatika pusat melalui layanan chating.

Hasil chating tersebut yakni selaku berikut ini:

Chat started on 04 Aug 2016, 03:42 AM (GMT+0)
(03:42:14) *** Alam Endah joined the chat ***
(03:42:14) Alam Endah: Selamat pagi, mohon bantuannya. Untuk pengisian Jadwal Mengajar Mingguan pada madrasah yang menggunakan KTSP kan diberi kebebasan untuk memperbesar hingga 4 JTM. Penambahan 4 JTM tersebut hanya pada mapel2 yang terdaftar dalam struktur kurikulum atau boleh dengan menyertakan mapel lain, semisal muatan setempat?
(03:42:21) *** Cs SIAP Online joined the chat ***
(03:42:29) Cs SIAP Online: selamat pagi
(03:42:58) Cs SIAP Online: sebentar kami cek dahulu, mohon menanti
(03:43:52) Alam Endah: siap
(03:46:56) Cs SIAP Online: terima kasih sudah menunggu sampai dikala ini kami hanya memperoleh pada aturannya untuk KTSP, mampu menambah 4 jam bebas
(03:47:05) Cs SIAP Online: mampu pada mapel manapun
(03:47:16) Cs SIAP Online: cuma untuk yg menerapkan K13 yang dibatasi
(03:50:05) Alam Endah: Seumpama dalam stryuktur kurikulum Matematika kelas 6 MI, 5 JTM. Kemudian ditambah dgn 2 JTM menjadi 7 JTM. Apakah nanti dalam SKMT/SKBK yang digitung linier 7 JTM ataukah hanya 5 JTM?
(03:51:18) Cs SIAP Online: pastinya 7 JTM
(03:52:47) Alam Endah: Seumpama jam tambahan yang 4 JTM tersebut digunakan untuk mapel gres yang tidak ada dalam struktur kurikulum, mirip muatan lokal bahasa Inggris atau Baca Tulis Al Alquran, apakah bisa?
(03:53:20) Cs SIAP Online: bisa saja, namun mungkin nantinya akan tidak linier

Hasil chating tersebut juga aku dokumentasikan dalam screenshoot sebagaimana berikut:

 Simpatika merilis aturan baru yakni penambahan hingga  Penambahan 4 JTM dan Kaitannya dengan Linieritas SKBK

 Simpatika merilis aturan baru yakni penambahan hingga  Penambahan 4 JTM dan Kaitannya dengan Linieritas SKBK

Lalu apa kesimpulannya? Silakan dicermati sendiri dari tanggapan yang diberikan.

Untuk kepastian dari ketentuan terkait penambahan 4 JTM dalam KTSP pasti kita harus menanti sampai fitur ini sungguh-sungguh diaktifkan.

Tidak ada komentar untuk "Penambahan 4 Jtm Dan Kaitannya Dengan Linieritas Skbk"