Solusi Untuk Pelajaran Mulok Di Layanan Simpatika
Dengan diberlakukannya Validasi Alokasi Jam Mengajar di Simpatika membuat banyak madrasah yang kebingungan. Wajar, alasannya adalah Simpatika membatasi pelajaran mulok (Muatan Lokal) hanya sebanyak 2 JTM. Padahal, pada kenyataannya nyaris semua madrasah menyelenggarakan lebih dari satu pelajaran Muatan Lokal (Mulok) dengan alokasi masing-masing 2 JTM perminggunya.
Jika alokasi mata pelajaran Mulok dibatasi hanya 2 JTM, kemudian bagaimana nasib mulok-mulok yang selama ini sudah diajarkan?
Padahal, kerap kali kita temui aneka macam jenis pelajaran mulok yang telah diajarkan di setiap jenjang madrasah mulai dari MI, MTs, sampai MA. Tidak jarang mulok-mulok tersebut dikategorikan menjadi: Mulok Tingkat Provinsi (mirip Bahasa Daerah); Mulok Tingkat Kabupaten/Kota; dan Mulok Tingkat Madrasah (yang ragam jenisnya mampu beragam).
Berbagai jenis dan macam pelajaran mulok yang umum digunakan di madrasah diantaranya adalah:
Jika alokasi mata pelajaran Mulok dibatasi hanya 2 JTM, kemudian bagaimana nasib mulok-mulok yang selama ini sudah diajarkan?
Padahal, kerap kali kita temui aneka macam jenis pelajaran mulok yang telah diajarkan di setiap jenjang madrasah mulai dari MI, MTs, sampai MA. Tidak jarang mulok-mulok tersebut dikategorikan menjadi: Mulok Tingkat Provinsi (mirip Bahasa Daerah); Mulok Tingkat Kabupaten/Kota; dan Mulok Tingkat Madrasah (yang ragam jenisnya mampu beragam).
Berbagai jenis dan macam pelajaran mulok yang umum digunakan di madrasah diantaranya adalah:
- Bahasa Daerah
- Bahasa Inggris (untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah)
- TIK (Teknik Informatika Komputer)
- Baca Tulis Al Quran (BTA)
- Ke-NU-an
- Tafsir
- Mahfudhot
- Nahwu Shorof
- dll.
Paling tidqak setiap madrasah masih mengadakan sekurang-kurangnya2 jenis pelajaran Mulok yang masing-masing diajarkan selama 2 JTM perminggunya. Padahal di layanan Simpatika, mulok hanya dialokasikan 2 JTM.
: Aturan dan Cara Tambah & Edit Jadwal Mengajar Semester Sebelumnya
Kenapa Mulok Hanya 2 JTM?
Madrasah mengadakan mulok sampai lebih dari 2 JTM mampu jadi karena adanya klausul pada Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 yang memberikan kewenangan madrasah dan sekolah untuk menambah jam pelajaran sampai 4 JTM secara keseluruhan per-ahad.
Berarti boleh menambah jam hingga 4 JTM, dong?
Tunggu dulu!
Meskipun hal tersebut diperbolehkan menurut Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006, tetapi ternyata ketentuan itu (penambahan sampai maksimal 4 JTM) tidak termuat dalam Permenag Nomor 2 Tahun 2008.
Tidak disebutkannya kewenangan madrasah untuk memperbesar jam pelajaran sampai 4 JTM bergotong-royong alasannya Permenag Nomor 2 Tahun 2008 sendiri secara tidak pribadi telah mengakomodirnya. Pelajaran PAI di madrasah telah dipecah-pecah menjadi berbagai jenis mirip Quran Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, sampai Sejarah Kebudayaan Islam, serta penambahan pelajaran Bahasa Arab yang kalau ditotal jumlahnya bahkan melampaui ketentuan 'boleh memperbesar sampai 4 JTM'.
Solusi?
Lalu, bagaimana solusinya?
Haruskan muatan lokal tersebut dikurangi dan dihapus? Kalau tidak bagaimana cara memasukkannya dalam Jadwal Mengajar Mingguan di Simpatika?.
Dengan alokasi JTM dan ketentuan wacana kurikulum yang digunakan di Simpatika (sebagaimana dokumen Standar Implementasi Kurikulum Madrasah di Simpatika yang dirilis Simpatika pada 8 Maret 2016), mau tidak mau, madrasah hanya mampu memasukkan satu jenis muatan setempat saja di dalam isian Jadwal Kelas Mingguan.
Mulok yang lain bagaimana?
Jenis dan ragam pelajaran mulok yang lain dapat diakomodir menjadi acara ekstrakurikuler dan pembimbingan kokurikuler.
Dalam KMA Nomor 103 Tahun 2015 wacana Pedoman Pemenuhan Beban Kerja Guru Madrasah yang Bersertifikat Pendidik salah satunya mengendalikan tugas tambahan guru dalam aktivitas pembelajaran kokurikuler dan acara ekstrakurikuler.
Pembimbingan Kokurikuler
Kegiatan yang dapat dimasukkan selaku kokurikuler dan diakui sebagai jam embel-embel bagi guru antara lain:
- Bimbingan Baca Tulis Al Alquran untuk mata pelajaran Al Quran Hadits
- Bimbingan Kaligrafi Arab untuk mata pelajaran Bahasa Arab
- Bimbingan Seni Tari, Drama (Teater), dan seni Pertunjukkan untuk mata pelajaran Seni dan Budaya.
Setiap acara kokurikuler tersebut ekuvalen dengan 2 (dua) JTM per ahad untuk aktivitas yang dibarengi sekurang-kurangnya oleh 15 siswa perkelompoknya. Dan setiap kelompok dibimbing oleh seorang guru.
Jadi mata pelajaran muatan setempat mirip Baca Tulis Al Quran (dan mungkin yang sejenis seperti Nahwu Shorof) dapat dialihkan menjadi acara pembelajaran kokurikuler.
Kegiatan Ekstrakurikuler
Kegiatan ektrakurikuler disetarakan dengan 2 (dua) JTM perminggunya. Dengan syarat acara tersebut disertai oleh sedikitnya 15 (lima belas) siswa. Masing-masing aktivitas ekstrakurikuler dibimbing oleh seorang pembimbing. Dan bila kegiatan tersebut dibarengi oleh lebih dari 50 siswa, maka dapat dibimbing oleh 2 (dua) orang pembimbing dan berlaku untuk kelipatannya. Setiap guru hanya dapat membimbing optimal 2 jenis kegiatan ekstrakurikuler.
Mata pelajaran mulok dapat dialihkan menjadi acara ekstrakurikuler. Tentunya dengan tetap mengacu pada KMA Nomor 103 Tahun 2015.
Cara Set Jam Tambahan Ekstrakurikuler dan Kokurikuler
Untuk cara melakukan set atau menambah jam pelengkap ekuivalensi ektrakurikuler dan kokurikuler, simak video tutorial berikut ini.
Paparan di atas setidaknya bisa menjadi sedikit solusi terbatas pelajaran mulok bagi madrasah yang diakomodir Simpatika. Meskipun harus diakui, solusi tersebut belum pasti memuaskan semua pihak.
Dan pastinya, dalam penyusunan Jadwal Mengajar di Simpatika (tergolong terkait pelajaran mulok) jangan lupa untuk melakukan kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota lokal atau Pengawas Madrasah masing-masing.

Tidak ada komentar untuk "Solusi Untuk Pelajaran Mulok Di Layanan Simpatika"
Posting Komentar